Walikota Dumai Dilantik Sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Dumai

Berita Dumai Berita Umum

DUMAI – Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) LPK, Kwarcab, Pusdiklatcab dan DKC Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Dumai Masa Bhakti 2017 – 2022 resmi dilantik, Sabtu (20/05/2017), di Gudep Komplek Pertamina Bukit Datuk Dumai.

Sebanyak 11 orang anggota Mabicab dilantik langsung oleh Ketua Kwartir Daerah 04 Riau, H.M. Azaly Djohan. Usai pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah ikrar dan naskah pelantikan, kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan Ketua Mabicab oleh Ketua Kwarda.

Usai pelantikan Pengurus Mabicab dan LPK oleh Ketua Kwarda 04 Riau, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka oleh Ketua Mabicab Dumai.

“Dalam ikrar pengurus dikatakan salah satu tugasnya adalah mengantar generasi muda ke masa depan yang lebih baik”. Hal tersebut bukanlah tugas yang mudah, untuk itu Ka Kwarcab berharap agar seluruh pengurus yang dilantik memiliki semangat dan motivasi baru untuk memberikan kontribusi lebih dalam lagi demi kemajuan kwarcab dan perkembangan Dumai pada umumnya.

Sementara, Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, Msi yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) berharap, agar seluruh pengurus Kwarcab Kota Dumai dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga Kwarcab Dumai lebih baik lagi dari tahun lalu.

“ Selain itu kepada seluruh pengurus dan anggota pramuka pada umumnya diharapkan mereka dapat menjadi tauladan serta mendidik anggota pramuka pemula agar nantinya depat meneruskan program program kepramukaan kedepan,” harapnya lagi.

Sedangkan Ka Kwarda 04 Riau mengingatkan, akan tugas Mabicab. Disebutkan Mabicab memiliki empat buah tugas yaitu memberikan bimbingan kepada gerakan pramuka sehingga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, tugas yang kedua adalah memfasilitasi yang berarti tidak hanya memberikan ruang / tempat, namun juga memberikan tenaga dan pikirannya. Tugas yang ketiga adalah memberikan bantuan dana bagi gerakan pramuka serta tugas yang keempat adalah memiliki kewenangan untuk membekukan gerakan pramuka di daerahnya apabila kegiatan yang dilakukan tidak sesuai dengan tujuan awalnya.