UPT. TERMINAL BARANG ATASI OVER CAPACITY DENGAN ANTRIAN

Berita Dumai Berita Umum Bidang DALOPS Bidang Perhubungan Darat Bidang Perhubungan Laut Bidang Perhubungan Udara

DISHUB DUMAI  Berdasarkan himbauan dari PT. Pelindo, bahwa kendaraan angkutan barang/cpo yang selama ini parkir di area pelabuhan sudah tidak diperbolehkan lagi untuk parkir dalam area pelabuhan tersebut.

Selain itu juga, memang ketika menjelang akhir tahun jumlah kendaraan yang melintas mengalami peningkatan arus kendaraan angkutan barang/cpo yang melintasi wilayah kota Dumai hingga dapat menyebabkan Over Capacity, mengingat keterbatasan area dan fasilitas yang dimiliki UPT. Terminal Barang.

Namun Over capacity yang terjadi di UPT. Terminal Barang, dapat diatasi dengan bijak oleh pihak penyelenggara Terminal Barang, Kepala UPT. Terminal Barang, Ramlan S.Sos mengambil langkah bijak dengan menggunakan sistem antrian bagi angkutan guna mengatasi penumpukan kendaraan angkutan yang ada di Terminal Barang.

“Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan angkutan barang/tanki maupun cpo, maka UPT. Terminal Barang kota Dumai selaku penyelenggara, membuat suatu sistem antrian berdasarkan perwakilan masing-masing dari pihak perusahaan,” terang Ramlan, selaku Kepala UPT Terminal Barang, saat dikonfirmasi pada senin. (20/11/2017).

Ramlan juga menguraikan bahwa terdapat 9 perwakilan perusahaan untuk melaporkan antrian tersebut, diantaranya : PT. Wilmar, PT. Ivo Mas, PT. Naga Mas, PT. Astra, PT. KLK, PT. DPA, PT. SAN, PT. IPB dan PT. Tebo, sehubungan dengan keberadaan perusahaan tersebut, masing masing sudah ditempatkan pada tempat yang telah tersedia di Terminal Barang.

“Dengan adanya sistem antrian tersebut, armada angkutan barang/cpo yang ada di Terminal Barang dapat terorganisir oleh pihak masing-masing perusahaan hingga dapat terhindar dari penumpukan armada” jelas Ramlan.

Pada kesempatan yang sama Kasubbag Tata Usaha UPT. Terminal Barang Dimpos M Simanungkalit, SE mengatakan, bahwa dalam peningkatan jumlah armada atau angkutan barang/cpo yang ada di terminal  memberikan dampak positif juga bagi para pelaku usaha atau pedagang yang berada dalam lingkup terminal.

“Tentunya dengan ramainya angkutan, terminal jadi ramai pengunjung dan penjualan pedagangpun yang ada di lingkup Terminal Barang secara otomatis meningkat” ujar Dimpos.

Dimpos menambahkan, bahwa pihak UPT. Terminal Barang bekerjasama dengan semua pihak terkait seperti Kamtibmas, Babinsa, Security yang semuanya berperan serta sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing seperti keamanan, ketertiban, keselamatan dan pengaturan lalu lintas. Kordinator lapangan lingkup UPT. Terminal barang Hadi Arjuna, S.Sos juga terus melakukan koordinasi dengan kami dan dengan pihak terkait guna menjaga keberlangsungan keamanan dan ketertiban dalam lingkup Terminal Barang, tutup Dimpos. (Tr)


 

Share ke Media Sosial ...