UPAYA PENINGKATAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI UPT TERMINAL BARANG

Berita Dumai Berita Umum Bidang DALOPS Bidang Perhubungan Darat Bidang Perhubungan Laut Bidang Perhubungan Udara

DISHUB DUMAI – UPT Terminal Barang merupakan salah satu aset penyumbang terbesar dalam peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) untuk meningkatkan efektivitas Terminal Barang. Pemerintah Kota Dumai melalui UPT terminal barang menargetkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) kota Dumai sebesar Rp 17,05 Miliar per-tahun. Target tersebut di mulai pada bulan Januari 2017 hingga akhir Desember 2017.

Kepala UPT Terminal Barang,Ramlan Seregar, S.Sos saat dikonfirmasi, Senin (06/11/2017) menerangkan, bahwa sampai bulan Oktober ini penerimaan keuangan dari target sudah mencapai sebesar Rp 14 Miliar lebih.

“Target itu dihasilkan melalui beberapa pos retribusi yang berada di bawah naungan UPT. Terminal Barang yakni Pos Rawa Panjang dan Pos Bukit Timah ditambah dengan Kantor UPT Terminal Barang,” terang Ramlan.

Selanjutnya Ramlan juga mengatakan, ia mulai menjabat disini terhitung dari tanggal 24 Juli 2017 yang lalu, berarti kurang lebih 3 bulan, sedangkan target terminal barang ini sudah dimulai sebelum saya menjadi Kepala Terminal yakni di bulan Januari yang lalu.

“Penerimaan target kita dari 2 Pos yakni Pos Rawa Panjang dan Pos Bukit timah,ditambah satu Kantor UPT Terminal Barang. Setiap harinya penerimaan sebesar Rp 50 juta sampai dengan Rp 60 juta. Pengutipan uang tersebut dari Danru diserahkan ke Bendahara pembantu yang ada di kantor UPT dan kemudian bendahara pembantu sekitar jam pukul 11:00 Wib menyerahkan kepada Bendahara Penerima yakni yang ada di kantor Dishub. Setelah penyetoran itu kami tidak bertanggung jawab lagi,” terang Ramlan.

Ditanya kiat apa yang dilakukannya selaku Kepala UPT. Terminal Barang, agar target yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Dumai itu bisa tercapai. Ramlan menjawab kiat yang dilakukannya dengan meningkatkan pengawasan yang melekat dan juga tetap mengakomodir Danru dengan baik, tetap mengontrol sistem penarikan retribusi pajak parkir kendaraan masuk tertib untuk menekan potensi pungutan liar. ”ujar Ramlan.

Selain itu kata beliau,apabila terdapat kesalahan-kesalahan Danru, langsung dipanggil menghadap untuk ditindak dan diarahkan segera memperbaiki kesalahannya. “Saya berharap target yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Dumai, pada bulan Desember nanti bisa tercapai, karena ini untuk kepentingan PAD Kota Dumai, dan perlu diketahui PAD yang terbesar di Dinas Perhubungan adalah Terminal Barang,” tandas Ramlan. (Tr)


 

Share ke Media Sosial ...