Pertamina RU II Dumai Peduli Kesehatan Masyarakat

Berita Dumai Berita Umum
DUMAI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya yang berada di lingkungan ring 1, Pertamina RU II Dumai melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan di 2 tempat yakni di lapangan volley Jl. Bandes pada tanggal 06 November 2018 dan di halaman Kantor Lurah Tjg. Palas pada tanggal 07 November 2018.
Unit Manager Communication & CSR RU II, Muslim Dharmawan menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Pertamina RU II terhadap
kesehatan masyarakat.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina RU II terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya yang berada di Kel. Tjg Palas sebagai area ring 1 yang berdekatan dengan lokasi kilang RU II. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk dapat memetakan penyakit yang timbul di masyarakat apakah merupakan dampak dari aktifitas kilang RU II ataupun merupakan penyakit degeneratif yang biasanya timbul pada usia-usia lanjut,” ungkap Muslim.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan selama 2 hari ini melibatkan tenaga medis dari Rumah Sakit Pertamina Dumai (RPSDm). dr. Rudi Harmanda selaku Direktur RPSDm yang juga turut membersamai pemeriksaan kesehatan ini menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan didapati bahwa mayoritas penyakit yang ditemukan adalah penyakit tekanan darah tinggi dan nyeri sendi. Sementara untuk penyakit ISPA sendiri tidak terlalu banyak.
Lurah Tjg Palas, Anggi Sukma Buwana, S.STP. menyatakan bahwa dirinya menyambut baik atas pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini. Dirinya berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara periodik dan berkesinambungan dimasa yang akan datang.
Dari pantauan di lapangan, antusias masyarakat juga cukup baik terhadap kegiatan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Pertamina RU II ini. Hal ini dibuktikan tidak kurang dari 500 orang yang telah datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan selama 2 hari pelaksanaan.
Muslim berharap data yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan ini dapat dijadikan acuan untuk menjadi pertimbangan pelaksanaan kegiatan serupa nantinya. Bahkan bukan tidak mungkin kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin 3 atau 2 bulan sekali agar kesehatan masyarakat dapat senantiasa dipantau.