Matangkan Kegiatan HPN 2017 di Dumai, PWI Gelar Audiensi dengan Walikota

Berita Dumai Berita Umum

DUMAI – Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS, M.Si didampingi Kabag Humas Setdako Dumai Riski Kurniawan menerima audiensi panitia Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Propinsi Riau 2017 dikediaman walikota Jalan Putri Tujuh Dumai, Rabu (8/3/2017) kemarin.
Audiensi yang diinisiasi PWI Kota Dumai dihadiri Ketua Panitia HPN 2017 Eka Putra yang juga Sekretaris PWI Propinsi Riau didampingi  Ketua PWI Dumai Kambali yang juga wakil ketua panitia HPN 2017 dan jajarannya. Hadir juga Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Propinsi Riau Abdul Hakim, Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Propinsi Riau Satria Batubara dan sejumlah pengurus PWI Kota Dumai lainnya.
Audiensi dalam rangka membahas persiapan Dumai menjadi tuan rumah HPN 2017 tingkat Propinsi Riau berdasarkan surat keputusan (SK) PWI Provinsi Riau Nomor 850/SK/PWI-R/IX/2016 tentang penetapan Dumai sebagai tuan rumah HUT ke-71 PWI dan HPN 2017 Propinsi Riau.
Saat audiensi, walikota sangat antusias HPN 2017 Propinsi Riau dilaksanakan di Dumai. Hanya saja walikota berpesan persiapannya perlu dimatangkan terutama menyangkut pendanaan agar kegiatan HPN dapat terlaksana dengan baik.
“Pemko Dumai mendukung dan siap mensukseskan HPN 2017 Propinsi Riau di Dumai, namun persiapannya perlu dimatangkan, khususnya terkait anggaran agar kegiatan dapat terlaksa dengan baik sesuai rencana. Pemko Dumai akan memberikan dukungan terhadap segala kegiatan PWI yang berkontribusi untuk pembangunan daerah.” Kata Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS, M.Si
Untuk itu walikota meminta panitia HPN dan pengurus PWI terus berkoordinasi dengan SKPD terkait seperti Bagian Humas terkait persiapan HPN 2017 Propinsi Riau di Dumai.
Walikota juga berharap, sebagai tuan rumah pelaksanaan HPN 2017 Propinsi Riau mampu memberikan manfaat bagi Kota Dumai seperti dapat mempromosikan Dumai dibidang pariwisata, perindustrian, pelabuhan, perdagangan, dan bidang lainnya.
“Kegiatan HPN 2017 tingkat Propinsi Riau di Kota Dumai diharapkan dapat memberikan dampak yang cukup besar bagi Kota Dumai. Seperti mempromosikan Dumai dibidang pariwisata, perindustrian, pelabuhan, perdagangan, dan bidang lainnya.” Harap walikota
Sementara, Ketua Panitia HPN 2017 tingkat Propinsi Riau, Eka Putra yang juga Sekretaris PWI Riau pada kesempatan itu memaparkan persiapan HPN 2017 Propinsi Riau di Dumai. Eka Putra mengatakan Kota Dumai telah mempersiapkan diri dengan baik untuk penyelenggaraan HPN 2017 Propinsi Riau.
“Dumai telah mempersiapkan diri dengan baik untuk penyelenggaraan HPN 2017 Propinsi Riau. Kegiatan sempena HPN sudah mulai dilaksanakan oleh panitia HPN tingkat Kota Dumai seperti bhakti sosial belum lama ini. Kegiatan lain adalah lomba karya tulis jurnalistik, seminar, jalan santai, dan malam puncak HPN pada Mei 2017 mendatang.” Kata Eka Putra
Lanjutnya, keputusan PWI Propinsi Riau menunjuk Dumai menjadi tuan rumah HPN 2017 bukanlah tanpa alasan. Kami menilai Kota Dumai paling siap mensukseskan HPN 2017.
Eka Putra juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Dumai telah berkomitmen untuk mendukung pelaksnaan HPN 2017 Propinsi Riau di Dumai.
“HPN tidak sekedar bermanfaat bagi insan pers, tapi juga akan memberi dampak yang besar bagi Kota Dumai sebagai tuan rumah.” Pungkasnya
Terakhir, Ketua PWI Dumai, Kambali dihadapan walikota Dumai juga memaparkan persiapan demi persiapan yang telah dilaksanakan oleh panitia daerah untuk mensukseskan HPN 2017 Propinsi Riau di Dumai. ‘Panitia daerah sudah terbentuk, kami sudah beberapa kali menggelar rapat mematangkan persiapan HPN 2017 Propinsi Riau di Dumai. bahkan beberapa kegiatan sudah kami laksanakan.” Kata Kambali
Kambali berharap Pemerintah Kota Dumai memberikan dukungan agar peringatan HPN 2017 Propinsi Riau di Dumai dapat berjalan dengan baik sesuai rencana.
“Untuk mensukseskan kegiatan HPN 2017 Propinsi Riau di Dumai kami mengharapkan dukungan dari Pemerintah kota Dumai.” Harapnya
Terakhir, Kambali juga mengatakan, sempena HPN, PWI Dumai menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“UKW bagian dari kegiatan HPN, selain untuk meningkatkan Kompetensi Wartawan, UKW juga untuk meningkatkan profesionalisme, meningkatkan wawasan dan memantapkan etika wartawan khususnya wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik di Kota Dumai.” Pungkasnya.

3 Permasalahan Dumai Dibahas Bersama Dirjen Watannas
 
Dumai – Pemerintah Kota Dumai bersama staf Dirjen Dewan Ketahanan Nasional (Watannas) melaksanakan dialog bersama untuk mencari solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi Pemko, khususnya permasalahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), penyeludupan, narkoba dan TKI ilegal.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh staf Dirjen Watannas Irjen pol Bambang Hermano SH MH dan Walikota Dumai H. Zulkifli As beserta unsur Forkompimda pada Kamis (9/3) di media center Dumai.
Yang mana dari hasil pertemuan ini nantinya, pihak Watannas akan menyampaikan semua permasalahan yang dihadapi Kota Dumai langsung kepada presiden Joko widodo tentang permasalahan Dumai, seperti karhutla, penyeludupan narkoba dan TKI ilegal untuk nantinya akan dibahas bersama kementriab terkait.
Walikota Dumai Drs Zulkifli As mengatakan, saat ini salah satu kendaka besar yang dihadapi oleh kota Dumai adalah masalah RTRW yang belum disahkan dimana 70 persen kawasan Dumai masih masuk dalam kawasan hutan sehingga banyak masyarakat menduduki kawasan hutan dan Pemko Dumai belum bisa melakukan pencegahan, karena belum ada solusi yang bisa diberikan.
” Dalam melakukan upaya pencegahan dan pemadaman karhutla Dumai juga sangat mengalami kesulitan, karena keterbatasan angggaran dan peralatan yang ada,” ujar Zul As.
Diterangkan Walikota, Pemko Dumai saat ini baru memiliki 5 peralatan pemadaman kebakaran dan itu digunakan secara bergiliran.
” Bisa dibayangkan bagaimana petugas pemadaman kebakaran yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan instansi terkait dalam melakukan pemadaaman terhadap kebakaran hutan,” imbuhnya.
Sebagai gambaran di Dumai terdapat 22 kelurahan yang rawan akan kebakaran hutan dan lahan dari 33 kelurahan yang ada yang tersebar di 6 dari 7 kecamatan yang ada di Kota Dumai.
Sementara, terkait pernasalahan TKI ilegal, sampai saat ini Dumai masih kondusif dan meski sesuai penunjukkan Dumai sebagai embarkasi untuk pemulangan TKI ilegal, khususnya dari Malaysia, namun hingga saat ini masih belum berlangsung.
” Kita siap menjadi daerah transit untuk kepulangan para TKI ilegal, namun kita minta kalau itu memang terjadi, pemulangan TKI dilakukan melalui pelabuhan Malaka, Malaysia langsung ke Dumai guna menghindari kaburnya para TKI dan jarak yang dekat jika proses pemulangan dari Malaysia melalui Johor Baru menuju Tanjung Pinang untuk berangkat ke Dumai yang harus melalui sedikitnya 5 pelabuhan yang rawan akan kaburnya sejumkah TKI,” kata Zul AS.
Terkait penyelundupan, seperti kita ketahui Dumai memiliki panjang pantai mencapai 136 KM yang membentang dari Timur sampai ke Barat dan hal itu tidak menutupi kemungkinan terjadinya penyelundupan.
” Faktor harga barang seperti gula, bawang dan lainnya yang di Malaysia lebih murah dibanding di Dumai menjadi salah satu faktor terjadinya penyelundupan dan itu manusiawi selain ditutupnya kran impor melalui pelabuhan Dumai yang membuat penyelundupan diduga berlangsung,” benarnya.
Kedatangan Irjen pol Bambang Hermano SH MH bersama rombongan ke Kota Dumai yakni untuk mengumpulkan semua permasalahan yang dihadapi Dumai terutama dalam menyelesaikan masalah Karhutla, Penyeludupan dan TKI ilegal.
” Kita ke Dumai untuk safari masalah, mengumpulkan masalah dan menyampaikan langsung kepada presiden untuk dibawa ke kementrian terkait guna mencari solusi permasalahan yang dihadapi Dumai khususnya masalah Karhutla, penyelundupan dan TKI Ilegal,” tuturnya.
Diterangkan mantan Wakapolda Riau ini, Watannas bertugas langsung dibawah presiden untuk menggali masalah masalah secara langsung di daerah yang dimana dalam Watannas itu tergabung 13 Kementrian dan lembaga serta ada perwakilan dari lembaga dan kementrian yang ada.
” Dipilihnya Dumai dalam kunjungan ini, karena Dumai memiliki letak geografis yang sangat dekat Malaysia. Sehingga ingin melihat dan mendapatkan informasi secara langsung dan mengetahui hambatan yang ada khususnya masalah penyelundupan narkoba yang makin marah serta keberadaan TKI ilegal selain permasalahan kebakaran hutan,” kata Bambang.
Menurutnya, dalam beberapa tahun Dumaj sudah banyak masuk barang seludupan ,terutama narkoba yang masuk melalui sejumlah pelabuhan ilegal.
Untuk itu, Ketahanan masyarakat disekitar pantai sangat diperlukan untuk mencegah aksi penhyeludupan dari para pelaku penyeludupan narkoba.
” Ada 11 pos di Provinsi Riau dan hanya 5 pos yang aktif dalam melakukan pengawasan laut Riau hingga memudahkan pelaku kejahatan keluar masuk ke Riau dalam melakukan upaya penyelundupan,” beber Bambang.
Selain itu, Dumai juga sangat riskan akan mengeluarkan TKI ilegal menuju negara lain, terutama Malaysia, karena kedekatan jarak antar dua negara dan ini merupakan permasalahan tersendiri yang harus dicarikan solusinya.
” Menyusun konsepsi bela negara sangat penting dalam menciptakan rasa cinta tanah air dari 4 konsesus bela negara yang kita sepakati yang tidak hanya kegiatan perang saja, namun sejak kecil mulai menyanyikan lagu-lagu kebangsaan,” ujarnya seraya mengharapkan dari pertemuan ini nantinya dapat memberikan solusi khusunya Kota Dumai dalam mengatasi semua permasalahan yang dihadapi terutama Karhutla, Penyeludupan dan TKI ilegal.

Share ke Media Sosial ...