Kapolres : Bukan Bom, Tapi Pembakaran Yang Disengaja OTK

Berita Dumai Berita Umum

DUMAI – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Dumai AKBP Donald Happy Ginting mengimbau seluruh warga Dumai untuk tidak terpancing dan resah dengan adanya isu bom menyusul terjadi aksi pembakaran mobil mantan anggota DPRD Kota Dumai Muhammad Zahari di kediamannya di Jalan Berembang, Selasa (4/7/2017).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi sejauh ini masih melakukan penyelidkan dan belum ada kesimpulan, namun dipastikan adalah aksi pembakaran dilakukan orang tak dikenal.

“Kita masih mendalami kejadian ini dan masyarakat diimbau tenang dan tidak terpengaruh isu bom molotov, karena dugaan sementara pembakaran mobil oleh orang tak dikenal,” kata Kapolres Dumai AKBP Donald H Ginting kepada wartawan, Rabu (05/7/2017).

Petugas awalnya menduga kejadian ini kebakaran biasa, namun setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara ditemukan satu panci mengandung bahan bakar minyak solar dan ada kain bekas dijadikan sumbu oleh pelaku.

Selain itu, panci berisi bahan bakar itu diletakkan oleh pelaku di kolong tanki minyak dan diduga jadi penyebab terbakarnya mobil Toyota tersebut.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi juga memintai keterangan sejumlah saksi atas dugaan pembakaran ini, selain itu juga diharap kerjasama korban memberikan informasi agar bisa mengungkap kasus.

“Polisi terus bekerja keras menyelidiki kasus ini meski terkendala minim alat bukti dan saksi, namun dengan kerjasama baik korban memberikan informasi tentunya bisa terungkap,” sebutnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk saling menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif serta melindungi harta benda atau rumah dengan pemanfaatan perangkat CCTV atau lainnya.

Aksi teror orang tak dikenal di kediaman korban Muhammad Zahari yang berprofesi kontraktor ini diketahui merupakan kejadian kedua, karena pernah juga terjadi di tahun 2016 lalu, yaitu kaca mobil dipecahkan oleh OTK.

Sebelumnya, Diketahui Mobil Toyota BM 1017 RH milik Muhammad Zahari terbakar dalam kondisi terparkir di rumah dan mesin mobil tidak menyala, diduga teror oleh orang tak dikenal, Selasa (4/7/2017) sekitar pukul 03.30 WIB.

Zahari kepada wartawan mengaku, saat itu ia sedang berada di kamar mandi dan mendengar ada gesekan besi dari luar rumah, seperti pagar sedang dibuka, kemudian mendengar teriakan kebakaran dari anak.

“Saya melihat ada panci di bawah mobil, namun tidak tahu pasti,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, dinding depan rumah nampak retak dan kaca rumah bagian depan ikut pecah akibat adanya ledakan sebanyak tiga kali.