Ini Strategi Gubernur Tangani Covid-19 dan Pulihkan Ekonomi Riau

Berita Dumai Berita Umum Bidang DALOPS Bidang Perhubungan Darat Bidang Perhubungan Laut Bidang Perhubungan Udara Nasional

PEKANBARU – Gubernur Riau, Syamsuar meminta para kepala dinas bekerja lebih baik di tahun 2021 dalam menangani Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat. Setelah dinyatakan negatif Covid-19 pada pekan lalu, Syamsuar memberikan arahan perdananya dalam menjalankan APBD tahun 2021 secara virtual di kediamannya.

“Setiap tahun kinerja kepala dinas harus kelihatan apa yang sudah dilaksanakan. Baik APBD, APBN, CSR serta berbagai kebijakan Pemprov Riau, misalnya kerjasama antara HTI (perusahaan Hutan Tanaman Industri) dengan Petani,” ujar, Syamsuar, Senin (4/1/2021) kemarin.

Syamsuar juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemprov Riau yang telah bekerja dengan baik di tahun 2020. Sedangkan yang belum bekerja secara maksimal, Syamsuar meminta agar memperbaikinya di tahun 2021 ini.

Syamsuar meminta masing-masing kepala dinas membuat laporan kinerja secara tertulis kepadanya dan tembusan kepada Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution. Tidak hanya itu, SPJ tahun 2020 dan laporan keuangan juga harus disiapkan untuk menghadapi pemeriksaan yang sebentar lagi akan dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Penanganan Covid-19 harus diutamakan. Pemulihan ekonomi harus senantiasa didorong dengan harapan agar ekonomi Riau kembali bangkit. Mari kita mulai bekerja lebih baik lagi pada tahun 2021. Satgas Covid-19 Riau, Dinas Kesehatan, rumah sakit rujukan harus serius memperhatikan tempat isolasi mandiri dan menginap para tenaga medis serta persediaan obat-obatan dan pelaksanaan suntik vaksin Corona,” pinta Syamsuar.

Pandemi Covid-19 masih belum selesai, untuk itu Syamsuar mengingatkan dan meminta seluruh masyarakat Riau tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan tetap harus dijalankan dengan baik. Seluruh lapiran masyatakat harus memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir dan jangan berkerumunan,” tegasnya.

Dalam masalah krisis kesehatan saat ini, ekonomi Riau bahkan dunia juga terkena dampak dari virus Corona. Syamsuar menyebutkan, pemulihan ekonomi tetap harus didorong untuk kembali bangkit. Hal itu bisa dilakukan dengan memberikan bantuan kepada UMKM di Riau.

“Karena UMKM merupakan roda perputaran ekonomi. Pemulihan ekonomi bisa didorong seperti memberikan bantuan untuk UMKM dan bantuan lain,” sebutnya.

Sejumlah kepala dinas diingatkan Syamsuar agar lebih fokus bekerja seperti Disperindagkop, Dinas Pertanian, Perkebunan, dan dinas lainnya.

“Selain itu juga untuk ekonomi kita bangkit, kemudahan investasi perlu didukung oleh semua instansi terkait. Semoga musibah Covid-19 segera berakhir,” tukasnya.

Saat ini, Syamsuar masih belum bisa ke kantornya usai sembuh dari Covid-19. Meski dinyatakam sudah negatif dari virus corona, Syamsuar harus tetap berada di rumah dalam masa pemulihan kesehatannya. Namun, Syamsuar tetap bekerja secara virtual.

Syamsuar juga berterima kasih kepada Wakil Gubernur Riau beserta seluruh jajaran yang telah mendoakan untuk kesembuhan dan kesehatannya selama menjalani perawatan sebagai pasien Covid-19.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution meminta untuk saat ini Gubernur Syamsuar fokus terhadap kesehatan. Edy optimis akan bekerja maksimal untuk melaksanakan amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan.

“Yakinlah bahwa saya beserta seluruh jajaran akan melaksanakan semaksimal mungkin apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan baik,” ungkap Edy.

Share ke Media Sosial ...