Diduga melanggar Permenakertrans RI No. 19 tahun 2012, Disnakertrans Surati Pertamina RU II Dumai

Berita Dumai Berita Umum

DUMAI (KR)- Pland Stop unit Kilang PT Pertamina RU II Dumai sudah mulai dilaksanakan. Hanya saja, puluhan perusahaan vendor belum melapor. Mengatahui itu, Disnakertrans Kota Dumai akhirnya melayangkan surat kepada GM PT Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai.

” Kami akan melakukan cross check terhadap puluhan perusahaan vendor yang mengerjakan pland stop kilang Pertamina RU II Dumai. Saya akan menjumpai langsung GM Pertamina RU II Dumai, “ tegas Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai Muhammad Fadhly SH kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (24/07/2017) kemarin.

Sesuai data yang diterima di kantor Disnakertrans Jalan Kesehatan Dumai kemarin, mengacu kepada  Surat Edaran Menaker RI No. SE. 04/ MEN/ VIII/ 2013 tentang pedoman pelaksanaan Permenakertrans RI No 19 tahun 2012tentang Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan kepada Perusahaan lain.

Dengan dasar itu,  perusahaan pemberi kerja (PT Pertamina RU II Dumai) dalam pekerjaan Pland Stop tahun 2017 wajib melaporkan jenis pekerjaan penunjang yang akan diserahkan kepada perusahaan penerima pemborongan.

” Hingga saat ini, PT Pertamina RU II Dumai belum melaporkan jenis pekerjaan penunjang yang akan diserahkan kepada perusahaan penerima pemborongan (vendor) sebagaimana diatur dalam Permenakertrans RI No 19 tahun 2012 pasal 5, 6, 7 dan pasal .8,” terang Fadhly.

Bahkan kata Fadhly, masih terdapat juga perusahaan penerima borongan yang belum melaporkan ke Disnakertrans Kota Dumai, sementara perusahaan tersebut sudah melaksanakan pekerjaan.

” Hal ini jelas melanggar pasal 10 ayat (2) Permenakertrans RI No. 19 tahun 2012. Masalah itu juga akan saya jelaskan langsung kepada GM Pertamina RU II Dumai,” ujarnya.

Tidak itu saja, menurut Fadhly, sesuai data dan fakta yang dimiliki Disnakertrans Kota Dumai perusahaan pemberi maupun penerima pekerjaan Plan Stop Kilang  PT Pertamina RU II Dumai diduga telah melakukan pelanggaran terhadap Permenakertrans RI No. 19 tahun 2012.

Untuk itu PT Pertamina RU II Dumai dapat dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SE Menekarer RI No. SE. 04/ MEN/ VIII/ 2013 tentang pedoman pelaksanaan Permenakertrans RI No 19 tahun 2012.

” Maka dari itu, kita minta kepada pihak perusahaan dalam hal ini PT Pertamina RU II Dumai agar tidak melaksanakan pekerjaan yang telah diberikan terlebih dahulu sebelum administrasi ketenagakerjaan dipenuhi,” tukasnya Fadhly.