Dari 12 Kabupaten/Kota se-Riau, Dumai Peringkat 7 Akuntabilitas Kinerja

Berita Dumai Berita Umum

DUMAI – Dari 12 Kabupaten/Kota Pemerintah Daerah (Pemda) yang ada di Provinsi Riau, ternyata Pemerintah Kota (Pemko) Dumai berada di peringkat ke Tujuh (7) dalam Akuntabilitas Kinerja tahun 2016 yang dirilis oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI. Dimana,  Predikat yang diperoleh adalah CC, artinya Dumai cuma memperoleh nilai berkisar 50 hingga 65 poin dan posisi tersebut tepat berada di bawah Kabupaten Rokan Hulu.
Dengan nilai yang diperoleh itu, tentunya cukup mengecewakan pasalnya, Pemerintah Kota Dumai hanya mampu menambah 1,56 poin dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2015, Dumai juga memperoleh CC dengan peroleh 50,2 poin. Sedangkan pada tahun 2016, Pemerintah Kota Dumai hanya berhasil memperoleh 51,76 poin.
Meskipun hasil yang diperoleh belum cukup memuaskan, namun Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo tetap optimis. Nantinya seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Dumai bisa meningkatkan kinerja. Serta mewujudkan pertumbuhan pembangunan yang optimal.
” Apalagi nantinya pemerintah kota berkeinginan bisa mewujudukan pemerataan ekonomi daerah,” ujar Eko, Rabu (22/03/2017).
Sebelumnya, pada Selasa kemarin, Pemerintah Kota Dumai ikut serta dalam Musrenbang yang digelar Provinsi Riau. Usai menuntaskan musrenbang tingkat kota pekan kemarin. Bahkan Dumai memperoleh apresiasi dari Anugerah Pangripta Nusantara (APN) ke-1 tingkat Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau.
pada kesempatan itu, Wakil Walikota Dumai menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dalam Musrenbang Provinsi Riau 2017.
” Kita berharap nantinya semua pihak bersinergi dalam melaksanakan proses pembangunan secara baik,” harapnya.
Pada Musrenbang Provinsi Riau tahun 2017, Gubri mengimbau seluruh kabupaten/kota untuk menghali potensi pariwisata dari masing-masing daerahnya. Sebab sektor pariwisata mampu meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi daerah.
Apalagi pertumbuhan ekonomi di Riau secara umum cendrung menurun, sebagai dampak pengurangan dana bagi hasil migas. Serta turunnya harga komoditas utama seperti Sawit dan Karet.
” Sehingga pemerintah daerah kabupaten/kota didorong untuk meningkatkan sektor pariwisata. Serta mengembangkan UMKM,” pesannya.

Share ke Media Sosial ...