Daily Archive20/11/2017

ByBERITA DISHUB

Sekda Tinjau TPS Jalan Sidorejo


DUMAI – Sekretaris Daerah Kota Dumai Ir H M Nasir, MP MH MT meninjau tempat pembuangan sampah (TPS) di Jalan Sidorejo Kecamatan Dumai Barat, Rabu (15/11/2017) sore kemarin.
Sekda memantau kinerja para pegawai kebersihan yang menangani masalah sampah. Peninjauan ini dilakukan Sekda bersama Kadis Pekerjaan Umum atau PUPR H Syahminan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dumai Satrio Wibowo, Kepala Satpol PP Dumai RH Bambang Wardoyo SH.
Kondisi TPS yang berlokasi persis di pinggir Jalan Sidorejo sangat memprihatinkan. Selain banyak tumpukan sampah, tidak sedikit sampah yang berserakan di badan jalan.
Satu unit eskapator dan empat unit mobil pengangkut sampah di siapkan untuk membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“TPS di Jalan Sidorejo memang sudah tidak layak. TPS yang ada tidak mampu menampung sampah rumah tangga akibatnya sampah berserakan. Alat berat eskapator dan mobil pengangkut sampah kita siapkan untuk membuang sampah ke TPA,” ujar Sekda.
Lanjutnya, Tahun depan akan dianggarkan untuk membuat TPS baru. Setelah dihitung butuh anggaran sekitar Rp 60 jutaan untuk menyiapkannya. TPS yang baru akan dibangun agak kedalam agar jauh dari pemukiman warga, sebab tumpukan sampah menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan warga. Apalagi di sekitar TPS terdapat masjid yang selalu digunakan warga untuk beribadah, bau yang menyengat sudah lama dikeluhkan warga sekitar.
“Atas dasar itu, Pemko Dumai melalui Dinas Lingkungan Hidup akan merelokasi TPS. TPS yang ada akan kita pindahkan agak kedalam,” kata Sekda.
Sekda berpesan kepada SKPD terkait agar segera menurunkan petugas kebersihan untuk membersihkan sampah yang berserakan di jalan. Hal ini sejalan dengan Himbauan walikota agar menjaga keindahan dan kebersihan kota untuk mensukseskan MTQ Riau 2017 di Dumai.
Kepada Satpol PP, Sekda juga berpesan agar senantiasa melakukan pengawasan agar lokasi itu tidak lagi menjadi pusat pembuangan sampah karena dapat merusak keindahan dan estetika kota. Jika ada warga yang membuang sampah di sembarang tempat agar di tegur.
Sebelumnya walikota telah menerbitkan surat edaran dalam rangka menyambut dan menyemarakkan MTQ XXXVI Provinsi Riau Tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Kota Dumai Desember mendatang. Walikota Dumai mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota.
Selain itu, Walikota mengajak seluruh lapisan masyarakat Dumai memperhatikan nilai – nilai estetika keindahan Kota karena ribuan tamu akan mendatangi Kota Dumai dalam kegiatan tersebut.
Walikota juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan kegiatan menghias dan mengecat kantor serta melaksanakan gotong royong secara rutin dilingkungan kantor masing-masing.

” Memasang umbul-umbul dengan motif bernuansa melayu serta memasang spanduk dan baleho sesuai dengan tema dan logo MTQ XXXVI Provinsi Riau Tahun 2017 disetiap kantor mulai 1 November sampai dengan akhir pelaksanaan MTQ,” pesan walikota.


ByBERITA DISHUB

UPT. TERMINAL BARANG ATASI OVER CAPACITY DENGAN ANTRIAN


DISHUB DUMAI  Berdasarkan himbauan dari PT. Pelindo, bahwa kendaraan angkutan barang/cpo yang selama ini parkir di area pelabuhan sudah tidak diperbolehkan lagi untuk parkir dalam area pelabuhan tersebut.

Selain itu juga, memang ketika menjelang akhir tahun jumlah kendaraan yang melintas mengalami peningkatan arus kendaraan angkutan barang/cpo yang melintasi wilayah kota Dumai hingga dapat menyebabkan Over Capacity, mengingat keterbatasan area dan fasilitas yang dimiliki UPT. Terminal Barang.

Namun Over capacity yang terjadi di UPT. Terminal Barang, dapat diatasi dengan bijak oleh pihak penyelenggara Terminal Barang, Kepala UPT. Terminal Barang, Ramlan S.Sos mengambil langkah bijak dengan menggunakan sistem antrian bagi angkutan guna mengatasi penumpukan kendaraan angkutan yang ada di Terminal Barang.

“Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan angkutan barang/tanki maupun cpo, maka UPT. Terminal Barang kota Dumai selaku penyelenggara, membuat suatu sistem antrian berdasarkan perwakilan masing-masing dari pihak perusahaan,” terang Ramlan, selaku Kepala UPT Terminal Barang, saat dikonfirmasi pada senin. (20/11/2017).

Ramlan juga menguraikan bahwa terdapat 9 perwakilan perusahaan untuk melaporkan antrian tersebut, diantaranya : PT. Wilmar, PT. Ivo Mas, PT. Naga Mas, PT. Astra, PT. KLK, PT. DPA, PT. SAN, PT. IPB dan PT. Tebo, sehubungan dengan keberadaan perusahaan tersebut, masing masing sudah ditempatkan pada tempat yang telah tersedia di Terminal Barang.

“Dengan adanya sistem antrian tersebut, armada angkutan barang/cpo yang ada di Terminal Barang dapat terorganisir oleh pihak masing-masing perusahaan hingga dapat terhindar dari penumpukan armada” jelas Ramlan.

Pada kesempatan yang sama Kasubbag Tata Usaha UPT. Terminal Barang Dimpos M Simanungkalit, SE mengatakan, bahwa dalam peningkatan jumlah armada atau angkutan barang/cpo yang ada di terminal  memberikan dampak positif juga bagi para pelaku usaha atau pedagang yang berada dalam lingkup terminal.

“Tentunya dengan ramainya angkutan, terminal jadi ramai pengunjung dan penjualan pedagangpun yang ada di lingkup Terminal Barang secara otomatis meningkat” ujar Dimpos.

Dimpos menambahkan, bahwa pihak UPT. Terminal Barang bekerjasama dengan semua pihak terkait seperti Kamtibmas, Babinsa, Security yang semuanya berperan serta sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing seperti keamanan, ketertiban, keselamatan dan pengaturan lalu lintas. Kordinator lapangan lingkup UPT. Terminal barang Hadi Arjuna, S.Sos juga terus melakukan koordinasi dengan kami dan dengan pihak terkait guna menjaga keberlangsungan keamanan dan ketertiban dalam lingkup Terminal Barang, tutup Dimpos. (Tr)