2.158 Warga Dumai Dapat Bantuan PKH Dari Kemensos RI

Berita Umum Bidang DALOPS Bidang Perhubungan Darat Bidang Perhubungan Laut Bidang Perhubungan Udara

 

DUMAI – Sebanyak 2.158 warga Dumai mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial Republik Indonesia yang diserahkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Dumai.

Penyerahan bantuan PKH telah dimulai pada Rabu (25/10) kemarin bertempat di Kantor Pos, Jalan Yos Sudarso Dumai.

Adapun penyerahan bantuan PKH kepada 2.158 penerima itu merupakan data tambahan yang diserahkan Kemensos RI untuk tahun anggaran 2016 lalu dengan kategori, Ibu hamil, melahirkan bayi, peserta didik dari tingkat SD-SMA, penyandang Distabilitas berat dan Lanjut Usia (Lansia) di Kota Dumai.

“ Pada Rabu kemarin, sebanyak 625 dari 2.158 penerima bantuan PKH untuk Kecamatan Dumai Timur telah kita distribusikan, dan akan dilanjutkan untuk Kecamatan lainnya,” ujar Kepala Dinas Sosial Dumai Chairuddin Adnan melalui Koordinator Kota Program Keluarga Harapan Adi Setiawan kepada wartawan.

Diterangkan Adi, jumlah penerima PKH tahun 2016 awal sebanyak 1.502 penerima dengan rincian Ibu Hamil dan melahirkan, balita, dan Pelajar. Dimana untuk bantuan yang diberikan untuk Ibu hamil dan melahirkan bayi sebesar Rp. 1.200.000, Murid SD sebesar Rp. 450.000, SMP sebesar Rp. 700.000, SMA sebesar Rp 1.000.000.

“ Untuk jumlah penerima tambahan, juga ada penambahan kategori yakni, penyandang Distabilitas berat menerima bantuan sebesar Rp. 3.100.000 dan lansia sebesar Rp.1.900.000,” terangnya.

Sementara itu, jumlah keseluruhan penerima bantuan PKH di Kota Dumai sebanyak 3.660 peserta untuk anggaran tahun 2016.

“ Untuk penerima PKH sifatnya berubah-ubah yang dibagikan sebanyak 4 kali dalam setahun. Untuk anggaran 2017 kita belum mendapatkan instruksi dari Kemensos dan jumlahnya kita belum ketahui, dimana data tersebut berasal dari Badan Pusat Statistik yang nantinya akan diverifikasi kembali,” bebernya.

Untuk diketahui, PKH adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan bagi anggota keluarga RTS diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Program ini, dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.Pelaksanaan PKH juga mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium.

Lima Komponen Tujuan MDG’s yang akan terbantu oleh PKH yaitu: Pengurangan penduduk miskin dan kelaparan; Pendidikan Dasar; Kesetaraan Gender; Pengurangan angka kematian bayi dan balita; Pengurangan kematian ibu melahirkan. (Dika)

Share ke Media Sosial ...